Pencahayaan Dari Ceruk

Pencahayaan di sebuah hunian bisa secara alami yaitu dari sinar matahari seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya atau dari pencahayaan tidak langsung. Yang dimaksud dengan pencahayaan secara tidak langsung adalah cahaya yang berasal dari sinar lampu yang tidak langsung mengenai objek, tapi dipantulkan terlebih dahulu.

imageTetapi justru dari sinar yang tidak langsung inilah yang membuat sinar itu menjadi lembut, malah dengan ketidak-meratanya cahaya itu memberi kesan hangat. Salah satu model pencahayaan secara tidak langsung inilah yang disebut cove, yang berarti model penerangan yang berbentuk ceruk. Biasanya pencahayaan cove sering ditemukan pada ruang makan, ruang tidur, atau ruang keluarga.

Untuk dapat membuatnya, biasanya digunakan plafon berlapis. Jadi di bawah plafon yang sudah ada dibuat satu lapis plafon tambahan. Sehingga dengan adanya dua buah lapis plafon maka akan terbentuk ceruk diantara kedua plafon tersebut. Di ceruk itulah lampu diletakkan.

Lampu yang akan dipasangkan di ceruk itu biasanya diletakkan pada plafon terbawah yang dihadapkan ke atas. Dengan demikian cahaya lampu akan menyorot plafon yang ada di atasnya, dipantulkan kemudian disebarkan ke luar area ceruk. Jadi sinar yang keluar memberikan tampilan gradasi sinar yang membuat plafon terlihat berdimensi.

Plafon tambahan ini bisa seperti bingkai foto, hanya sekeliling tepi plafon yang sudah ada. Sehingga cahaya lampu seolah-olah menyorot ke tengah plafon. Atau bisa juga plafon tambahan ini justru di bagian tengah, sehingga cahaya lampu seolah-olah menyorot ke dinding atas.

Pencahayaan cove bisa menggunakan lampu pijar atau TL. Karena biasanya pencahayaan cove akan membutuhkan lebih banyak titik lampu, mungkin akan lebih hemat bila menggunakan lampu TL hemat energi. Atau bisa juga menggunakan lampu berwarna kuning atau hijau untuk mendapatkan efek dramatis. [mojokertocyber.com]