Sirkulasi Udara Untuk Kamar Mandi

imageKamar mandi identik dengan kelembaban dan daerah yang selalu basah, meskipun ada juga sih kamar mandi yang kering. Tetapi dengan kecenderungan kamar mandi yang lembab membuat kita kadang berputar otak bagaimana agar kamar mandi kita memiliki sirkulasi udara yang bagus, apalagi kalau ternyata letak kamar mandi di apit oleh ruang-ruang yang menyebabkan kamar mandi tersebut tidak memiliki jendela sebagai tempat untuk mengalirkan udara. Ada beberapa cara untuk mengakalinya, yaitu :

Menggunakan Pintu jalusi

Pintu yang bagian bawahnya diberi jalusi bisa digunakan jika ruangan di depannya bukan ruang yang sering digunakan seperti ruang servis. Bilah-bilah pintu jalusi sebaiknya dibuat miring ke arah bawah bukan ke arah atas.

Menggunakan buangan AC

Salah satu cara untuk bisa mengatasi kelembaban dalam rumaha adalah dengan menggunakan udara buangan AC untuk mengurangi lembab akibat air. Jadi bila kamar mandi bersebelahan dengan kamar tidur, maka AC itu adalah AC untuk kamar tidur. Di atap kamar mandi dibuat semacam cerobong yang salah satu sisi cerobongnya diletakkan blower AC. Sedang sisi seberangnya terdapat lubang ventilasi dari bilah-bilah kayu. Di siang hari, atau saat AC tidak dinyalakan, lubang ini berguna untuk mengalirkan udara ke dalam kamar mandi.

Telah kita ketahui bersama bahwa blower AC mengeluarkan udara panas. Tetapi panas yang dikeluarkan tersebut tidak terlalu terasa karena ada ventilasi di seberangnya. Lagipula, panas inilah yang membuat air di kamar mandi cepat menguap sehingga kelembaban   jadi berkurang.

Menggunakan Exhaust Fan

Selain menggunakan buangan AC dan pintu jalusi, cara lain yang dapat digunakan adalah menggunakan exhaust fan. Berhubung tidak ada dinding kamar mandi yang berbatasan dengan ruang luar maka exhaust fan harus di pasang di plafon. Yang paling ideal adalah menggunakan exhaust fan tipe sirocco. Tetapi bisa juga Anda gunakan exhaust fan tipe baling-baling.  Dengan syarat jarak antara atap dan plafon minimal 1,5 meter dan atap memliki ventilasi untuk mengeluarkan udara hasil buangan exhaust fan.

Berapa daya sedot yang dibutuhkan? Untuk kamar mandi, Anda membutuhkan daya sedot sebesar 5 x dimensi ruang (m3). Misalnya saja ukuran kamar mandi Anda adalah 2 x 3 m dengan tinggi 2,5m, maka daya sedot minimal yang dibutuhkan adalah sebesar : 5 x 15 m3 = 75 m3/jam.