Membangun Rumah Knock Down

imageJika sebelumnya kita pernah membahas tentang membuat hunian sementara dari bambu setelah terjadi gempa, kini kita akan membahas membangun rumah yang dapat dibongkar pasang sekaligus dapat dipindah-pindahkan. Rumah seperti ini dinamakan rumah knock down. Asalkan punya sebidang lahan kosong, rumah knock down dapat dibangun dalam waktu relatif singkat. Bila bosan dengan lokasi sekarang dapat dipindah sesuai dengan  keinginan. Bagaimana mudah bukan?

Selama ini kita sering melihat konsep rumah knock down ini pada rumah tradisional dari daerah Jawa, Sumatra, Kalimantan atau  Sulawesi. Tapi kini rumah knock down ini dapat dikatakan digandrungi oleh banyak orang. Bila dulu rumah knock down hanya digunakan sebagai rumah kedua seperti rumah vila bagi kalangan menengah, tetapi kini sudah banyak yang menjadikannya sebagai rumah tinggal utama.

imageDilihat dari bahan baku pembuatannya, ada 3 macam rumah knock down. Ada yang terbuat dari bambu, baja, dan kayu. Sesuai dengan bentuk bambu yang bulat, kebanyakan rumah knock down bambu ini modelnya rumah log home. Rumah knock down dari baja dengan rangka atau frame yang juga terbuat dari besi baja. Rumah knock down dari baja ini jarang dan kurang lazim di Indonesia. Yang paling banyak diminati di Indonesia, adalah rumah knock down dari bahan kayu.

Rumah knock down kayu memiliki beberapa pilihan tipe, yaitu tipe 21, 36, 45 hingga yang paling besar kurang lebih seluas 200 m2. Desainnya bisa dibuat bertingkat 2 lantai. Selain sebagai fungsi rumah tinggal, rumah knock down kayu digunakan juga untuk fungsi-fungsi komersil seperti resor, bangunan rumah untuk taman, kafe dan kantor.

Menggunakan Bahan Kayu Yang Awet

imageTerdapat banyak pilihan kayu yang dapat dipergunakan misalnya bangkiray, kelapa, meranti, cendana dan jati. Untuk menjaga kualitas rumah-rumah yang dibuat, sebaiknya memilih kayu yang tergolong awet seperti damar laut yang termasuk kelas 1. Dan untuk membuat sebuah rumah knock down kayu, bisa menggunakan 1 macam bahan kayu saja atau dimix, tergantung selera.

Sebenarnya, rumah knock down berbahan kayu ini tergolong mahal. Hal ini dikarenakan kayu sendiri sudah menjadi barang mahal di Indonesia, akibat kondisi hutan kita yang sudah rusak parah, selain itu juga karena upah tukang kayu juga tergolong mahal.

Waktu Pembangunan yang Singkat

imageBiasanya rumah knock down kayu berbentuk panggung dengan pondasi cakar ayam atau cor setempat, tergantung kondisi tanah yang ditempati. Struktur utama pembangunan, lantai, dinding hingga atap semuanya terbuat dari kayu. Lantai bangunan berupa papan  lantai kayu dengan ketebalan 3 cm dengan lebar 15 atau 30 cm. Pilihan lainnya, lantai bisa menggunakan parket yang sebelumnya harus dilapis dulu dengan multipleks setebal 1,8 cm.

Dinding rumah terbuat dari papan kayu dengan dua macam sistem sambungan T&G (Tang and Groof) atau spooneng dengan konsep dinding, single atau double panel. Dinding single panel tidak menggunakan paku sama sekali dan papan-papan dinding langsung dipasang ada rel-rel yang sudah tersedia di kolom. Untuk rumah tinggal lebih aman menggunakan dinding double panel. Setelah papan kayu terdapat rangka, baru kemudian dilapis dengan multipleks atau bahan lain yang bisa dicat atau dilapis dengan wallpaper sesuai dengan selera dan fungsi ruang. Pada bagian langit-langitnya dapat dipasang multipleks dan sejenisnya, papan gipsum atau bisa juga diekspos. Pada bagian atap, rangka atap yang terbuat dari kayu ditutup dengan bahan penutup atap seperti genteng beton, plentong atau metal. Tetapi sebaiknya menggunakan bahan penutup yang ringan seperti genteng metal. [Bintang Home]