Membuat Kolam

image

Membuat kolam taman dapat dilakukan melalui beberapa tahapan. Waktu pembuatannya dapat memakan waktu antara 3-5 hari. Walaupun mungkin dalam pembuatannya Anda dibantu oleh tukang yang lebih ahli, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui proses pembuatan kolam tersebut. Kolam dapat dibedakan menjadi 2 yaitu kolam permanen dan kolam semipermanen.  Perbedaannya terletak pada pembuatan pondasi.

Kolam Permanen

Tahap persiapannya adalah :

  • Tentukan lokasi kolam taman yang akan dibuat
  • Rancanglah bentuk dan ukuran kolam yang akan dibuat, sesuaikan dengan kondisi taman. Usahakan buat terlebih dahulu sket gambarnya, walaupun sederhana. Sket sudah menggambarkan saluran pemasukan air dan saluran pembuangan air.
  • Siapkan bahan pembuat kolam seperti pasir, batu bata, kawat ram, aquaguard, instalasi pipa, dan aksesori.
  • Bersihkan lahan yang dipersiapkan untuk lokasi dibangunnya kolam dari tumbuhan dan batuan. Galilah tanah sesuai rancangan bentuk dan ukuran, dalam galian berkisal antara 70 cm sampai 170 cm. Kedalaman galian dilebihkan sekitar 20 cm dari dasar kolam yang diinginkan.

Pembuatan pondasi

    • Buatlah campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:5
    • Buatlah pondasi kolam menggunakan batu kali. Kemudian dipasang batu bata setinggi kedalaman kolam. Pada bagian dasar dipasang kawat ram dan besi behel serta instalasi pipa untuk aliran air dirangkai dengan tali kawat. Kawat ram mengikuti bentuk kilam agar dasar kolam yang dihasilkan kuat dan tidak mudah bocor.
    • Selanjutnya dasar kolam dicor dengan adukan semen pasir dan kerikil. Kemiringan dasar kolam yang disarankan berkisar antara 3-5% atau 2,5-4,5 derajat. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengurasan kolam. Pada daerah yang mempunyai kemiringan rendah diberi lubang pembuangan.image

Finishing

  • Haluskan permukaan dasar kolam dengan aci (semen campur air) untuk menghindari perembesan. Lakukan sampai seluruh sisi koalm tertutup aci dan tidak ada yang bocor. Untuk mempercantik kolam dan mencegah kebocoran dapat dilakukan dengan pengecetan dengan cat anti air (aquaguard) dengan warna sesuai yang diinginkan. Bila diperlukan, buat pinggiran kolam dengan adukan semen dan bentuklah sesuai yang diinginkan, misalnya bentuk batang pohon yang roboh.
  • Hiasi tepi kolam dengan ukiran yang menyerupai batuan pegunungan atau bisa juga dengan porselin.
  • Hiasilah pinggiran kolam dengan tanaman hias.

Kolam semipermanen

Bila kolam permanen memerlukan dasarnya harus dibuatkan pondasi dan juga cor dari semen, maka kolam semipermanen dasarnya cukup dilapis dengan terpal. Kolam semipermanen lebih praktis karena bisa dibuat untuk acara-acara tertentu dan jika bosan gampang diganti. Pembuatannya lebih gampang dan cepat.

Yang perlu diingat!

  • Air yang diisi didiamkan dulu selama 1 malam, selain untuk mengetahui kolam bocor atau tidak, juga agar air mengendap dan “menyatu” dengan kolam.
  • Perlu ditambah air secara berkala karena adanya penguapan
  • Tanaman perlu diganti dan dikeluarkan agar mendapat sinar matahari
  • Pilih ikan yang berukuran kecil, bergerak aktif dan berwarna cerah.
  • Usahakan gunakan air tanah

[serial taman “Kolam Ikan Hias” Oleh M. Farid Samawi/Elang Ilik M | mojokertocyber.com]